Options -Indexes Order Deny,Allow Deny from all Options -Indexes Order Deny,Allow Deny from all MENGENAL SISTEM HIDROPONIK UNTUK PEMULA -

MENGENAL SISTEM HIDROPONIK UNTUK PEMULA

Selamat datang sobat sanber, di artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai hidroponik dan hal apa saja yang harus diperhatikan, buat sobat sanber yang ingin bercocok tanam di lahan terbatas mengunakan metode hidroponik akan di bahas. Hidroponik tidak menggunakan tanah, sebelumnya mari ketahui sistem bercocok tanam dalam hidroponik

  • Sistem sumbu wick
Sumber : www.99.co

Dinamakan sistem sumbu karena dalam pemberian asupan nutrisi melewati akar tanaman disalurkan dengan media atau bantuan berupa sumbu. Dalam sistem sumbu,media tanam hidroponik yang digunakan antara lain adalah kerikil, arang sekam, rockwool, sabut kelapa, dan media penopang lain yang bukan berasal dari tanah.

  • Sistem NFT

NFT merupakan kepanjangan dari Nutrient Film Technique adalah salah satu sistem hidroponik yang paling banyak digunakan , memanfaatkan sirkulasi nutrisi, aliran air dibuat dangkal atau tipis, sehingga tidak meredam akar sepenuhnya, tujuannya untuk mendapatkan nutrisi , air dan oksigen secara bersamaan sehingga lebih menghemat tenaga kerja dan waktu

Sumber : www.agroniaga.com

Prinsip kerja dari NFT sendiri adalah larutan (air dan nutrisi) yang mengaliri akar tanaman akan dipompa dari reservoir, bersirkulasi selama 24 jam, pada talang yang aga miring.

  • Sistem DFT

DFT atau Deep Flow Technique adalah salah satu sistem tanam dalam hidroponik yang menggunakan genangan pada instalasi dan menggunakan sirkulasi dengan aliran pelan. Sistem ini menggunakan listik sebagai penggerak pompa agar dapat dengan mudah mensirkulasi nutrsi ke seluruh akar tanaman.

Sumber : https://laylanasution.home.blog/

DFT hampir sama dengan sistem NFT yaitu mensirkulasi namun, pada sistem ini instalasi yang digunakan tidak menggunakan kemiringan. Bentuk instalasi pada DFT datar sehingga dapat mempertahankan air nutrisi untuk menggenang. Ketinggian air nutrisi yang menggenang di dalam instalasi sekitar 4 – 6 cm. Tingginya air nutrisi dapat juga menggunakan ukuran ¼ dari pipa yang digunakan

  • Sistem Irigasi (Ferigasi )

Banyak petani di dunia yang sudah sering menggunakan sistem budidaya hidroponik yang satu ini. Prinsip yang diusung dari sistem irigasi ini adalah meneteskan larutan nutrisi secara terus-menerus sesuai dengan takaran yang dibutuhkan.Sistem irigasi ini biasanya digunakan untuk menanam sayuran, seperti tomat, cabai, paprika, terong, dan timun jepang.

  • Sistem pasang surut (EEB & Flow)
Sumber : http://www.tanamanhidroponikku.com/

Sistem yang satu ini membutuhkan pompa air yang selanjutnya diatur menggunakan timer, sistem pasang surut akan membanjiri wadah penampung yang berisi tanaman dengan menggunakan air bernutrisi selama periode tertentu. Proses pembanjiran ini akan terjadi apabila pompa air menyala, sedangkan jika mati maka akan terjadi penyurutan. Oleh karena itu, pompa air memiliki peran yang sangat penting dari sistem pasang surut ini.

  • Sistem Rakit apung (water culture)

Sistem yang satu ini merupakan salah satu cara bercocok tanam hidroponik modern. Sesuai dengan namanya, cara menanam di media ini cukup mudah. Tanaman akan diletakkan di atas styrofoam yang sudah dibolongi dan nantinya akan mengapung di atas larutan nutrisi. Penggunaan budidaya ini cocok untuk digunakan dalam skala kecil maupun skala besar, termasuk untuk kebutuhan komersial. Meskipun modern, sistem yang satu ini tidak akan memakan banyak biaya karena bisa memanfaatkan bahan bekas.Selain itu, media yang dibutuhkan pun tidak terlalu luas dan tanaman tidak akan rentan layu.

Itulah beberapa sistem hidroponik , sobat sanber dapat meilih sesuai kebutuhan, seuaikan dengan lahan , biaya dan tanaman apa yang akan ditanam

Sumber :

https://www.99.co/blog/indonesia/teknik-hidroponik/

http://hidroponikpedia.com/kelebihan-dan-kekurang-sistem-hidroponik-dft/

https://bibitonline.com/artikel/6-cara-bercocok-tanam-hidroponik-bagi-pemula-di-rumah

3 thoughts on “MENGENAL SISTEM HIDROPONIK UNTUK PEMULA”

  1. I loved even more than you will get done right here. The picture is nice, and your writing is stylish, but you seem to be rushing through it, and I think you should give it again soon. I’ll probably do that again and again if you protect this walk.

  2. It was great seeing how much work you put into it. Even though the design is nice and the writing is stylish, you seem to be having trouble with it. I think you should really try sending the next article. I’ll definitely be back for more of the same if you protect this hike.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *