
{"id":2309,"date":"2021-08-16T05:17:59","date_gmt":"2021-08-16T05:17:59","guid":{"rendered":"https:\/\/sanberfoundation.org\/?p=2309"},"modified":"2021-08-16T05:18:11","modified_gmt":"2021-08-16T05:18:11","slug":"kampung-blogger-hasilkan-ribuan-dollar-per-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanberfoundation.org\/?p=2309","title":{"rendered":"Kampung Blogger, Hasilkan Ribuan Dollar per Bulan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salahsatu yang harus dilakukan warga desa sekarang ini adalah harus mampu memanfaatkan teknologi internet. Internet adalah perangkat yang bakal sangat membantu desa meruntuhkan posisi desa yang selama ini dianggap tak memiliki kemampuan mengakses informasi sekaligus bisa dipakai sebagai alat mengabarkan pada dunia mengenai potensi desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui internet, orang kota sudah tidak lagi bisa menganggap memiliki kelebihan khususnya dalam mengasup informasi. Dengan catatan, wilayah desa termasuk area yang memiliki jaringan internet. Melalui internet, segala informasi bisa didapatkan warga desa sebagaimana yang didapat warga kota manapun<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Kota Magelang ada desa yang memanfaatkan teknologi dan internet yaitu kampung blogger\u00a0sampai sekarang masih tetep eksis. Bahkan kerap dijadikan tempat studi banding, dan sering diundang untuk berbagi informasi. Kampung blogger mengajarkan blog dan internet secara positif<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berawal Sembodo Malik, salahsatu warga Desa Menowo, sejak 2008 lalu. Sebelum akhirnya menyebar virus mencari uang melalui blogging internet pada para pemuda di desanya, Sembodo berkuliah di Jakarta. Sembodo memang menyukai teknolgi , khususnya yang berkaitan dengan komputer dan waktu di Jakarta lah dia mulai tahu cara menghasilkan uang dari internet<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahun 2008 Sembodo mulai mengembangkan keahliannya berinternet dan menghasilkan uang di dunia maya. Hasilnya, ratusan dollar mengalir ke kantungnya tiap bulan. Hebatnya Sembodo, keahlian itu diajarkannya pada pemuda lain di desa sehingga berkembang dan terus berkembang. Hingga kini, aturan main di desa itu adalah setiap orang yang mulai bisa menghasilkan uang lewat internet maka dia harus mengajarkan pada pemuda lain yang belum bisa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Kampung Blogger, mereka belajar segala seluk beluk tentang dunia blog, cara menulis artikel, membuat konten foto dan video, dan cara mendapatkan penghasilan dari sana.Semuanya diajar secara cuma-cuma. Grup facebook Kampung Blogger pun dibikin untuk memudahkan masyarakat yang ingin belajar atau sharing tentang blog.Bukan hanya buat blog seputar kesehatan , ototmotif dan properti yang memang banyak diminati,tapi blog juga dipakai untuk mempromosikan produk-produk UMKM<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini bisa menjadi contoh desa yang lainnya, apa yang sebenarnya dilakukan kampung blogger itu? , &nbsp;Mereka membuat konten di website atau blog sehingga mereka mendapat kunjungan tinggi. Lalu mereka memasang iklan seperti Google Adsense dan program iklan lainnya. Dari sinilah dollar, bukan rupiah, memasuki desa ini setiap saat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyaknya blogger yang sukses setelah belajar di Kampung Blogger membuat tempat ini jadi rujukan belajar bagi instansi, sekolah, universitas, bahkan sampai desa-desa untuk sekedar belajar tentang internet atau bahkan mempromosikan potensi baik wisata atau produk UMKM dari desa.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"540\" height=\"304\" src=\"https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cerita-kampung-blogger.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2311\" srcset=\"https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cerita-kampung-blogger.png 540w, https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cerita-kampung-blogger-300x169.png 300w\" sizes=\"(max-width: 540px) 100vw, 540px\" \/><figcaption>Sumber : berdesa.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini membuktikan bahwa masyarakat desa seperti yang dilakukan kampung blogger dapat memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan uang, para pemuda Menowo sekarang tidak tertarik pergi ke kota mencari kerja. Mereka lebih memilih tetap tinggal di desanya sembari memelototi layar komputer setiap hari. Hasilnya, ribuan dollar mengalir masuk ke desa ini lewat aktivitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sumber :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.jpnn.com\/news\/awalnya-iseng-kini-hasilkan-ribuan-dolar-per-bulan?page=3\">https:\/\/www.jpnn.com\/news\/awalnya-iseng-kini-hasilkan-ribuan-dolar-per-bulan?page=3<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/inet.detik.com\/cyberlife\/d-4697517\/melihat-kampung-blogger-magelang-yang-masih-eksis\/2\">https:\/\/inet.detik.com\/cyberlife\/d-4697517\/melihat-kampung-blogger-magelang-yang-masih-eksis\/2<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.berdesa.com\/kampung-blogger-cara-pemuda-mengalirkan-ribuan-dollar-desanya\/\">https:\/\/www.berdesa.com\/kampung-blogger-cara-pemuda-mengalirkan-ribuan-dollar-desanya\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salahsatu yang harus dilakukan warga desa sekarang ini adalah harus mampu memanfaatkan teknologi internet. Internet adalah perangkat yang bakal sangat membantu desa meruntuhkan posisi desa yang selama ini dianggap tak memiliki kemampuan mengakses informasi sekaligus bisa dipakai sebagai alat mengabarkan pada dunia mengenai potensi desa. Melalui internet, orang kota sudah tidak lagi bisa menganggap memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[57],"tags":[],"class_list":["post-2309","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ide-untuk-pemberdayaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2312,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2309\/revisions\/2312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}