
{"id":2406,"date":"2021-09-11T06:19:17","date_gmt":"2021-09-11T06:19:17","guid":{"rendered":"https:\/\/sanberfoundation.org\/?p=2406"},"modified":"2021-09-11T06:19:26","modified_gmt":"2021-09-11T06:19:26","slug":"mengenal-desa-digital-pertama-desa-lamahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanberfoundation.org\/?p=2406","title":{"rendered":"MENGENAL DESA DIGITAL PERTAMA, DESA LAMAHU"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"620\" height=\"413\" src=\"https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/2-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2408\" srcset=\"https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/2-1.jpg 620w, https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/2-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/sanberfoundation.org\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/2-1-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption>Sumber : https:\/\/desalamahu.wordpress.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknologi informasi apabila dimanfaatkan dengan optimal dan inovatif dapat mendukung kesejahteraan masyarakat..Seperti yang dilakukan\u00a0 Desa lamahu yaitu desa yang terletak di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Letaknya lebih dari 90 kilometer dari ibu kota provinsi. Desanya masih banyak dikeliling sawah karena disana mayoritas pertanian. Des aini menjadi percontohan desa digital.Penerapan teknologi di desa lamahu karena adanya beberapa kejadian dan laporan warga seperti banyaknya ternak yang hilang dan pencurian lainnya, akhirnya pemerintah desa terinspirasi untuk menerapkan command center di desanya, bukan hanya untuk mengawasi kriminalitas tapi untuk layanan publik lainnya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara kerjanya, Command Center nantinya menjadi satu pusat sistem digital untuk memantau aktivitas sekaligus memberikan layanan masyarakat dalam satu desa. Konsep desa digital itu juga ditunjang dengan 32 tiang cerdas atau<em> smart pole <\/em>dengan dilengkapi CCTV, WI-FI, lampu otomatis, serta sensor cahaya dan gerak. Semua itu dipasang di sembilan titik pada kawasan pinggiran desa dan 23 titik lagi di permukiman rumah warga serta lahan pertanian. Untuk memanfaatkan fungsi Command Center masyarakat yang memiliki<em> smartphone<\/em> berbasis Android harus memiliki aplikasi Panic Button di Playstore. Aplikasi Panic Button di dalamnya tersedia tiga pilihan, di antaranya layanan keamanan, kesehatan, dan pelayanan pengurusan berkas kependudukan atau keterangan surat izin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat lamahu dapat menguunakan aplikasi sesuai keperluannya,<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tombol Darurat : jika ada Tindakan kriminal , masyarakat dapat menekannya dan Seketika juga alarm akan berbunyi karena terintegrasi di<em> smartphone<\/em> Babinsa Babinkamtimas, aparat desa, dan kecamatan serta kepala Puskesmas.<\/li><li>Tombol Layanan Pengurusan Berkas : warga yang menekan secara otomatis itu akan muncul data lengkap kependudukannya yang telah di-<em>input.<\/em> Data kependudukan itu muncul dengan mode tampilan meliputi nama, letak GPS, dan identitas lainnya.<\/li><li>Tombol Layanan Kesehatan : penanganan kesehatan yang segera ditangani, baik itu sakit, meninggal, atau ibu melahirkan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapan Command Center ini, satu kontrol akan mencakup banyak layanan kebutuhan masyarakat, di antaranya layanan E-Siskamling, internet rakyat, sampai dengan Smart Village. Khusus tambahan, Command Center itu juga menyediakan WiFi gratis dengan kecepatan 10 mbps untuk warga desa. Untuk mendapatkan layanan wifi , mayarakat harus memasukan NIK dan password. Sejak adanya command center ini, dalam kurun dua tahun, angka kriminalitas di desa ini nyaris nol.Sebagai desa percontohan nasiolan, kini desa ini banyak dikunjungi daerah lain untuk studi banding<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber :<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/cangkingan.desa.id\/index.php\/artikel\/2020\/5\/19\/mengenal-lamahu-desa-digital-pertama-di-indonesia\">https:\/\/cangkingan.desa.id\/index.php\/artikel\/2020\/5\/19\/mengenal-lamahu-desa-digital-pertama-di-indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/regional\/read\/2979005\/mengenal-lamahu-desa-digital-pertama-di-indonesia\">https:\/\/www.liputan6.com\/regional\/read\/2979005\/mengenal-lamahu-desa-digital-pertama-di-indonesia<\/a> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/gorontaloprov.go.id\/komisi-i-dprd-gaet-diskominfotik-kembangkan-pemberdayaan-desa-digital-lamahu\/\">https:\/\/gorontaloprov.go.id\/komisi-i-dprd-gaet-diskominfotik-kembangkan-pemberdayaan-desa-digital-lamahu\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/katadesa.id\/index.php\/dari-desa-ke-desa-1\/148-mengintip-desa-digital-pertama-di-indonesia\">https:\/\/katadesa.id\/index.php\/dari-desa-ke-desa-1\/148-mengintip-desa-digital-pertama-di-indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/peristiwa\/desa-di-gorontalo-ini-sudah-berbasis-digital-layani-warganya.html\">https:\/\/www.merdeka.com\/peristiwa\/desa-di-gorontalo-ini-sudah-berbasis-digital-layani-warganya.html<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknologi informasi apabila dimanfaatkan dengan optimal dan inovatif dapat mendukung kesejahteraan masyarakat..Seperti yang dilakukan\u00a0 Desa lamahu yaitu desa yang terletak di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Letaknya lebih dari 90 kilometer dari ibu kota provinsi. Desanya masih banyak dikeliling sawah karena disana mayoritas pertanian. Des aini menjadi percontohan desa digital.Penerapan teknologi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[],"class_list":["post-2406","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ide-untuk-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2406","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2406"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2409,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2406\/revisions\/2409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanberfoundation.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}